Sherlock Holmes
Jumat, 6 Mei 2011
.
filmnya bagus yaa tertata dengan rapih lho, ya film ini juga termasuk film bagus dalam kategori gue, karena alur ceritanya ya cukup menarik deh dan yg paling gue suka karena ga banyak adegan ngobrolnya! hahahahaha.
soalnya kalo banyak ngobrol bikin ngantuk. hehe
Sherlock Holmes (Robert Downey Jr.) jadi detective handal, sama partnernya Watson (Jude Law) selalu dapat memecahkan masalah2 yang sering terjadi di kota London, Inggris. saat kehabisan kerjaan, Holmes malah bingung mau ngapain, akhirnya Watson ngajak dia makan malem sama pacarnya Watson.
oke that's not the point.
masalahnya mulai saat penjahat kelas kakap yaitu Blackwood (Mark Strong) yang udah dieksekusi mati tiba2 bangkit dari kubur!
dan nambah masalahnya yaitu ketika peti mati dibuka bukan Blackwood yang ada di dalm, grr...
ada satu wanita cantik yang dilibatkan dalam cerita ini, Adler (Rachel McAdams) pertamanya gue juga ga ngerti kenapa tau2 ada wanita itu, tp pas nonton sampe selesai baru deh paham.
kalo gue bilang sih film ini efeknya bagus ya, pake hi-tech tapi tetep klasik, jadi ga membuat cerita jd aneh. kalo kita liat sekilas film TRON ya emg mereka juga pake special efek dan berlatar di masa depan, beda dg film Sherlock Holmes ini. efek2 yang keren, apalagi efeknya itu lebih condong di adegan2 fightingnya, kebayang?? KEREN!
.filmnya bagus yaa tertata dengan rapih lho, ya film ini juga termasuk film bagus dalam kategori gue, karena alur ceritanya ya cukup menarik deh dan yg paling gue suka karena ga banyak adegan ngobrolnya! hahahahaha.
soalnya kalo banyak ngobrol bikin ngantuk. hehe
Sherlock Holmes (Robert Downey Jr.) jadi detective handal, sama partnernya Watson (Jude Law) selalu dapat memecahkan masalah2 yang sering terjadi di kota London, Inggris. saat kehabisan kerjaan, Holmes malah bingung mau ngapain, akhirnya Watson ngajak dia makan malem sama pacarnya Watson.
oke that's not the point.
masalahnya mulai saat penjahat kelas kakap yaitu Blackwood (Mark Strong) yang udah dieksekusi mati tiba2 bangkit dari kubur!
dan nambah masalahnya yaitu ketika peti mati dibuka bukan Blackwood yang ada di dalm, grr...
ada satu wanita cantik yang dilibatkan dalam cerita ini, Adler (Rachel McAdams) pertamanya gue juga ga ngerti kenapa tau2 ada wanita itu, tp pas nonton sampe selesai baru deh paham.
kalo gue bilang sih film ini efeknya bagus ya, pake hi-tech tapi tetep klasik, jadi ga membuat cerita jd aneh. kalo kita liat sekilas film TRON ya emg mereka juga pake special efek dan berlatar di masa depan, beda dg film Sherlock Holmes ini. efek2 yang keren, apalagi efeknya itu lebih condong di adegan2 fightingnya, kebayang?? KEREN!sempet kiter sebentar ya mata gue karena emang ngantuk, tapi akhirnya gue sukses melek lagi ya karena emg film ini bagus (Y) yeay! :)
selamat menonton ya :D
baru :
Sherlock Holmes
memulai debutnya sebagai seorang detektif amatir dalam kisah A Study in Scarlet yang dimuat dalam buletin tahunan Beeton’s Christmas Annual edisi 1887. Dalam cerita yang diindonesiakan menjadi Penelusuran Benang Merah itulah, Holmes bertemu dengan “calon” sahabat karibnya, dr. Watson, untuk kali pertama dengan perantara seseorang bernama Stamford. Holmes digambarkan sebagai seorang eksentrik yang selalu tertarik untuk membuktikan ilmu yang telah ia pelajari sejelas-jelasnya. Akan tetapi, Watson malah tertarik untuk menjalani kehidupan bersama Holmes dengan jalan menyewa sebuah apartemen yang nyaman milik Mrs. Hudson di Baker Street 221B.
Holmes memang seorang yang sangat ilmiah dan mempunyai rasa ingin tahu yang begitu tinggi. Di apartemen sederhananya, ia menyisakan sedikit ruang untuk menaruh meja tempat “laboratorium” mininya. Dalam kisah Petualangan Kaki Setan, Holmes dan Watson bahkan hampir terbunuh karena menghirup asap hasil pembakaran tumbuhan kaki setan yang beracun. Holmes adalah tipe orang yang tidak gampang menyerah, walaupun ia sendiri tahu apa yang dilakukannya itu bisa mencelakakan dirinya. Selain itu, ia juga hebat dalam melakukan seni peran, bahkan dalam kisah Petualangan Detektif Sekarat, orang sedekat Watson pun berhasil ia kelabui.
Sir Arthur Conan Doyle mengarang tokoh ini terinspirasi dari kepandaian dosennya, dr. Joseph Bell, yang tercermin dalam diri Holmes. Dengan sentuhan imajinatif yang luar biasa, Doyle berhasil membuat Holmes sebagai tokoh fiksi yang fenomenal pada masanya (dan mungkin bertahan hingga kini). Selain menyukai hal-hal ilmiah, Holmes juga menyukai karya sastra dan musik. Tentu penilaian Watson (yang menilai Holmes “nol” pada bidang sastra dalam Study in Scarlet) salah besar, karena buktinya Holmes pernah mengutip kata-kata puitis Goethe, seorang penyair berkebangsaan Jerman.
Ia bertubuh jangkung, tingginya lebih dari 180 sentimeter, dan begitu kurus hingga tampak lebih jangkung. Matanya tajam menusuk, kecuali ketika sedang melamun, dan hidungnya yang runcing bagai paruh rajawali… (Penelusuran Benang Merah).
Kebiasaan buruk yang tidak disukai Watson dari Holmes adalah kesukaannya untuk “menenggelamkan diri di kursi malas selama seharian penuh” sambil asyik mengonsumsi kokain jika sedang tidak ada kasus yang ditangani.
Holmes mempunyai seorang kakak yang bernama Mycroft Holmes (gambar samping). Latar belakang keluarganya hampir tidak pernah ia ceritakan, bahkan kepada Watson sekalipun. Walaupun
tinggal sekota, kakak beradik ini sangat jarang bertemu, terutama bila tidak ada kasus yang sangat penting atau mendesak. Setelah sempat “dimatikan” dalam kisah Kasus Terakhir, Holmes akhirnya pensiun dari pekerjaannya sebagai detektif dan memulai karir barunya sebagai seorang peternak lebah dalam kisah Salam Terakhir. Kisah ini akhirnya benar-benar menjadi salam terakhir dari pengarangnya yang wafat dalam usia 71 tahun pertengahan tahun 1930. (dikutip dari : sherlockindo)
Di mana ada Holmes, di situ pasti ada Watson. Ya, keduanya memang tidak bisa (dan memang tidak akan pernah bisa) berpisah karena saling membutuhkan satu sama lain. dr. Watson yang bernama lengkap John. H. Watson, M.D. mulanya mengira Holmes seorang yang eksentrik sampai pada akhirnya ia tahu bahwa pekerjaan utama temannya itu adalah seorang detektif.Watson yang tertarik dengan dunia yang diterjuni oleh Holmes kemudian secara sukarela menawarkan diri sebagai asistennya secara tidak langsung. Watson selalu mengikuti Holmes ke mana pun ia pergi untuk kemudian menceritakan kembali pengalaman mereka kepada umum. Mereka hanya pernah berpisah sesekali saja, itu pun menyisakan banyak masalah. Dalam suatu kisah, Holmes menulis pengalamannya sendiri dan mengetahui bahwa tulisannya tidak sebaik tulisan Watson. Lain lagi dengan pengalaman Watson, ia dimintai tolong oleh Holmes untuk menyelidiki suatu kasus sementara Holmes menyelidikinya dari sudut pandang yang lain. Alih-alih tuntas, kasus tersebut malah menjadi sedikit lebih rumit dan sekali lagi Holmes menyesal mengapa mereka tidak bekerjasama saja sejak awal.
Pada tahun 1878 aku mendapatkan gelar dokter umum dari Universitas London, dan melanjutkan ke Netley untuk mengikuti pendidikan ahli bedah khusus Angkatan Darat. Setelah menyelesaikan pendidikanku, aku dimasukkan dalam resimen Northumberland Fusiliers Kelima… (Penelusuran Benang Merah, ).
Watson adalah seorang dokter (bedah) yang setia dan teguh pada pendirian. Ingatlah saat Watson akan memeriksa Holmes dengan paksa lantaran menderita “demam” selama berhari-hari dalam kisah Petualangan Detektif Sekarat. Sayangnya, ia juga mudah tertipu, bahkan oleh Holmes sekalipun. Watson menikah dengan Mary Morstan, mantan klien dalam kasus Empat Pemburu Harta (edisi bahasa Inggris berjudul Sign of Four). Sampai serial Holmes berakhir, tidak disebutkan bahwa ia telah dikaruniai keturunan. (dikutip dari : sherlockindo)
Sherlock Holmes adalah detektif fiktif berkebangsaan Inggris ciptaan Sir Arthur Conan Doyle. Ia biasanya ditemani rekannya Dr. Watson dalam petualangannya. Ia terkenal akan kemampuan deduksinya dan kepandaiannya dalam memecahkan kasus.
Sherlock Holmes menyebut dirinya “detektif konsultan”, orang yang dimintai tolong dalam suatu kasus ketika kasus tersebut dianggap terlalu sulit untuk dipecahkan polisi dan detektif lain; kita bahkan sering mendengar bahwa dia dapat memecahkan suatu kasus tanpa harus meninggalkan rumahnya. Ia sangat handal dalam menyelesaikan kasus-kasus yang tidak biasa dengan menggunakan kemampuan analisisnya yang luar biasa, dan sering juga menunjukkan kemampuannya ini kepada klien barunya dengan membuat analisis langsung tentang pribadi atau hal-hal yang baru saja dilakukan sang klien. Strategi ini, tentu saja, tidak pernah gagal mencengangkan dan membuat kliennya percaya akan kemampuannya.
Sir Arthur Conan Doyle mendasarkan penciptaan Holmes atas gurunya di Fakultas Kedokteran Universitas Edinburgh, seorang ahli bedah yang sangat berbakat dan juga detektif forensik Joseph Bell, yang mana ilmu forensik menjadi ilmu baru pada waktu itu. “Holmes” dinamakan atas Oliver Wendell Holmes yang sangat dikagumi oleh Conan Doyle, dan atas atlet kriket Inggris yang bernama Sherlock.
Sherlock Holmes tinggal di 221B Baker Street sejak tahun 1881 di mana ia menghabiskan tahun-tahunnya bersama rekannya, dr. John H. Watson, yang dengan siapa ia berbagi kamar selama beberapa waktu sampai Watson menikah dengan Mary Morstan pada tahun 1890. Induk semangnya adalah seorang wanita Skotlandia bernama Mrs. Hudson.
Dalam sebagian besar cerita Holmes ditemani oleh dr. Watson, yang bukan hanya rekannya, tapi juga merupakan penulisnya. Kebanyakan cerita Holmes diceritakan oleh dr. Watson, tentang penyelesaiannya dalam masalah kriminal; di cerita-cerita selanjutnya, Holmes mengkritik Watson atas tulisannya karena Watson menulisnya seperti cerita biasa dan bukannya penjelasan
baru 2 :

Keberhasilan Sherlock Holmes (Robert Downey Jr) menyelamatkan seorang wanita tumbal persembahan kejahatan penyembah setan bernama Lord Blackwood (Mark Strong), ternyata berbuntut panjang. Keputusan hakim yang menetapkan Lord Blackwood harus mati di tiang gantungan, membangkitkan dendam kesumat.
selamat menonton ya :D
baru :
Sherlock Holmes
memulai debutnya sebagai seorang detektif amatir dalam kisah A Study in Scarlet yang dimuat dalam buletin tahunan Beeton’s Christmas Annual edisi 1887. Dalam cerita yang diindonesiakan menjadi Penelusuran Benang Merah itulah, Holmes bertemu dengan “calon” sahabat karibnya, dr. Watson, untuk kali pertama dengan perantara seseorang bernama Stamford. Holmes digambarkan sebagai seorang eksentrik yang selalu tertarik untuk membuktikan ilmu yang telah ia pelajari sejelas-jelasnya. Akan tetapi, Watson malah tertarik untuk menjalani kehidupan bersama Holmes dengan jalan menyewa sebuah apartemen yang nyaman milik Mrs. Hudson di Baker Street 221B.Holmes memang seorang yang sangat ilmiah dan mempunyai rasa ingin tahu yang begitu tinggi. Di apartemen sederhananya, ia menyisakan sedikit ruang untuk menaruh meja tempat “laboratorium” mininya. Dalam kisah Petualangan Kaki Setan, Holmes dan Watson bahkan hampir terbunuh karena menghirup asap hasil pembakaran tumbuhan kaki setan yang beracun. Holmes adalah tipe orang yang tidak gampang menyerah, walaupun ia sendiri tahu apa yang dilakukannya itu bisa mencelakakan dirinya. Selain itu, ia juga hebat dalam melakukan seni peran, bahkan dalam kisah Petualangan Detektif Sekarat, orang sedekat Watson pun berhasil ia kelabui.
Sir Arthur Conan Doyle mengarang tokoh ini terinspirasi dari kepandaian dosennya, dr. Joseph Bell, yang tercermin dalam diri Holmes. Dengan sentuhan imajinatif yang luar biasa, Doyle berhasil membuat Holmes sebagai tokoh fiksi yang fenomenal pada masanya (dan mungkin bertahan hingga kini). Selain menyukai hal-hal ilmiah, Holmes juga menyukai karya sastra dan musik. Tentu penilaian Watson (yang menilai Holmes “nol” pada bidang sastra dalam Study in Scarlet) salah besar, karena buktinya Holmes pernah mengutip kata-kata puitis Goethe, seorang penyair berkebangsaan Jerman.
Ia bertubuh jangkung, tingginya lebih dari 180 sentimeter, dan begitu kurus hingga tampak lebih jangkung. Matanya tajam menusuk, kecuali ketika sedang melamun, dan hidungnya yang runcing bagai paruh rajawali… (Penelusuran Benang Merah).
Kebiasaan buruk yang tidak disukai Watson dari Holmes adalah kesukaannya untuk “menenggelamkan diri di kursi malas selama seharian penuh” sambil asyik mengonsumsi kokain jika sedang tidak ada kasus yang ditangani.
Holmes mempunyai seorang kakak yang bernama Mycroft Holmes (gambar samping). Latar belakang keluarganya hampir tidak pernah ia ceritakan, bahkan kepada Watson sekalipun. Walaupun
tinggal sekota, kakak beradik ini sangat jarang bertemu, terutama bila tidak ada kasus yang sangat penting atau mendesak. Setelah sempat “dimatikan” dalam kisah Kasus Terakhir, Holmes akhirnya pensiun dari pekerjaannya sebagai detektif dan memulai karir barunya sebagai seorang peternak lebah dalam kisah Salam Terakhir. Kisah ini akhirnya benar-benar menjadi salam terakhir dari pengarangnya yang wafat dalam usia 71 tahun pertengahan tahun 1930. (dikutip dari : sherlockindo)
Di mana ada Holmes, di situ pasti ada Watson. Ya, keduanya memang tidak bisa (dan memang tidak akan pernah bisa) berpisah karena saling membutuhkan satu sama lain. dr. Watson yang bernama lengkap John. H. Watson, M.D. mulanya mengira Holmes seorang yang eksentrik sampai pada akhirnya ia tahu bahwa pekerjaan utama temannya itu adalah seorang detektif.Watson yang tertarik dengan dunia yang diterjuni oleh Holmes kemudian secara sukarela menawarkan diri sebagai asistennya secara tidak langsung. Watson selalu mengikuti Holmes ke mana pun ia pergi untuk kemudian menceritakan kembali pengalaman mereka kepada umum. Mereka hanya pernah berpisah sesekali saja, itu pun menyisakan banyak masalah. Dalam suatu kisah, Holmes menulis pengalamannya sendiri dan mengetahui bahwa tulisannya tidak sebaik tulisan Watson. Lain lagi dengan pengalaman Watson, ia dimintai tolong oleh Holmes untuk menyelidiki suatu kasus sementara Holmes menyelidikinya dari sudut pandang yang lain. Alih-alih tuntas, kasus tersebut malah menjadi sedikit lebih rumit dan sekali lagi Holmes menyesal mengapa mereka tidak bekerjasama saja sejak awal.
Pada tahun 1878 aku mendapatkan gelar dokter umum dari Universitas London, dan melanjutkan ke Netley untuk mengikuti pendidikan ahli bedah khusus Angkatan Darat. Setelah menyelesaikan pendidikanku, aku dimasukkan dalam resimen Northumberland Fusiliers Kelima… (Penelusuran Benang Merah, ).
Watson adalah seorang dokter (bedah) yang setia dan teguh pada pendirian. Ingatlah saat Watson akan memeriksa Holmes dengan paksa lantaran menderita “demam” selama berhari-hari dalam kisah Petualangan Detektif Sekarat. Sayangnya, ia juga mudah tertipu, bahkan oleh Holmes sekalipun. Watson menikah dengan Mary Morstan, mantan klien dalam kasus Empat Pemburu Harta (edisi bahasa Inggris berjudul Sign of Four). Sampai serial Holmes berakhir, tidak disebutkan bahwa ia telah dikaruniai keturunan. (dikutip dari : sherlockindo)
Sherlock Holmes adalah detektif fiktif berkebangsaan Inggris ciptaan Sir Arthur Conan Doyle. Ia biasanya ditemani rekannya Dr. Watson dalam petualangannya. Ia terkenal akan kemampuan deduksinya dan kepandaiannya dalam memecahkan kasus.
Sherlock Holmes menyebut dirinya “detektif konsultan”, orang yang dimintai tolong dalam suatu kasus ketika kasus tersebut dianggap terlalu sulit untuk dipecahkan polisi dan detektif lain; kita bahkan sering mendengar bahwa dia dapat memecahkan suatu kasus tanpa harus meninggalkan rumahnya. Ia sangat handal dalam menyelesaikan kasus-kasus yang tidak biasa dengan menggunakan kemampuan analisisnya yang luar biasa, dan sering juga menunjukkan kemampuannya ini kepada klien barunya dengan membuat analisis langsung tentang pribadi atau hal-hal yang baru saja dilakukan sang klien. Strategi ini, tentu saja, tidak pernah gagal mencengangkan dan membuat kliennya percaya akan kemampuannya.
Sir Arthur Conan Doyle mendasarkan penciptaan Holmes atas gurunya di Fakultas Kedokteran Universitas Edinburgh, seorang ahli bedah yang sangat berbakat dan juga detektif forensik Joseph Bell, yang mana ilmu forensik menjadi ilmu baru pada waktu itu. “Holmes” dinamakan atas Oliver Wendell Holmes yang sangat dikagumi oleh Conan Doyle, dan atas atlet kriket Inggris yang bernama Sherlock.
Sherlock Holmes tinggal di 221B Baker Street sejak tahun 1881 di mana ia menghabiskan tahun-tahunnya bersama rekannya, dr. John H. Watson, yang dengan siapa ia berbagi kamar selama beberapa waktu sampai Watson menikah dengan Mary Morstan pada tahun 1890. Induk semangnya adalah seorang wanita Skotlandia bernama Mrs. Hudson.
Dalam sebagian besar cerita Holmes ditemani oleh dr. Watson, yang bukan hanya rekannya, tapi juga merupakan penulisnya. Kebanyakan cerita Holmes diceritakan oleh dr. Watson, tentang penyelesaiannya dalam masalah kriminal; di cerita-cerita selanjutnya, Holmes mengkritik Watson atas tulisannya karena Watson menulisnya seperti cerita biasa dan bukannya penjelasan
SHERLOCK HOLMES, Berburu Penganut Ilmu Hitam

Keberhasilan Sherlock Holmes (Robert Downey Jr) menyelamatkan seorang wanita tumbal persembahan kejahatan penyembah setan bernama Lord Blackwood (Mark Strong), ternyata berbuntut panjang. Keputusan hakim yang menetapkan Lord Blackwood harus mati di tiang gantungan, membangkitkan dendam kesumat.
Begitu lehernya dijerat tali gantungan, seekor gagak tampak melayang. Rekannya Dr. John Watson (Jude Law), langsung memeriksa denyut nadi Lord Blackwood , dan ia pun mengatakan kalau yang bersangkutan sudah mati.
Beberapa berlalu dengan keadaan aman terkendali. Namun hal itu tidak berlangsung lama, karena serangkaian pembunuhan mulai terjadi. Desas desus yang beredar, mengabarkan kalau Lord Blackwood telah bangkit kembali.
Kontan Sherlock Holmes dan Dr. John Watson tersentak demi mendengar kabar itu. Bahkan Dr. John Watson yang memastikan kalau Lord Blackwood telah mati di tiang gantungan, juga terancam reputasinya.
Masyarakat makin percaya, kalau Lord Blackwood berada di balik serangkaian teror yang melanda warga. Ilmu hitam yang ia miliki, memungkinkannya bangkit kembali untuk membalas dendam.
Beberapa warga London di kemudian hari, didapati mati secara misterius. Kubur Lord Blackwood akhirnya dibongkar, untuk memastikan siapa sebenarnya yang dikuburkan. Sherlock Holmes dan Dr. John Watson menjadi makin tertantang, untuk menangkap Lord Blackwood kembali.

Serangkaian penyelidikkan dilakukan Sherlock Holmes, dengan berbagai upaya penyamaran. Ia pun dihadapkan pada berbagai simbol dalam ilmu hitam, yang lumayan susah untuk diungkap.

Serangkaian penyelidikkan dilakukan Sherlock Holmes, dengan berbagai upaya penyamaran. Ia pun dihadapkan pada berbagai simbol dalam ilmu hitam, yang lumayan susah untuk diungkap.
Jelas bukan Sherlock Holmes namanya, jika tidak bisa memecahkan misteri kasus yang lagi ada di depannya. Berbagai tempat yang mencurigakan, ia datangi untuk mendapat petunjuk keberadaan Lord Blackwood .
Serangkaian perangkap sempat membunuh keduanya, jika tidak dalam payung keberuntungan. Ledakan-ledakan besar, dengan mudah dilewati pasangan ini. Walau pada akhirnya, harus berbaring di kasur pesakitan.
Sherlock Holmes akhirnya bisa mengungkap berbagai misteri yang memungkinkan Lord Blackwood bisa hidup kembali. Rupanya ada ramuan khusus yang ia minum, sesaat menjelang sampai di tiang gantungan. Sherlock Holmes akhirnya berjibaku untuk benar-benar mengakhiri Lord Blackwood di tiang gantungan.
Film garapan Sutradara Guy Ritchie ini, mengambil seting Inggris di zaman revolusi Industri, sekitar tahun 1830-an. Maka jangan heran, jika anda dibawa dalam suasana di mana Amerika Serikat sedang terlibat perang saudara. Bahkan London Bridge pun, digambarkan masih dalam tahap pembangunan.
Sebagai film bertema detektif yang sarat kegiatan penyelidikan, tentu akan membuat penonton makin penasaran dengan berbagai temuan yang didapat. Seperti cara Lord Blackwood bisa bertahan hidup dari jeratan tiang gantungan dan lainnya.
Walau filmnya bercerita tentang dunia detektif, para orangtua hendaknya jangan pula menyamakannya dengan cerita Detektif Conan. Beberapa adegan, tentu tidak cocok bagi anak-anak. Hendri Nova
Jenis : action
Pemain: Robert Downey Jr., Jude Law, Rachel McAdams, Mark Strong, Eddie Marsan, dan Kelly Reilly.
Sutradara: Guy Ritchie
Pemain: Robert Downey Jr., Jude Law, Rachel McAdams, Mark Strong, Eddie Marsan, dan Kelly Reilly.
Sutradara: Guy Ritchie


Tidak ada komentar:
Posting Komentar